Jangan Pakai Skincare Dengan Kandung Ini Bersama Vitamin C!

Jangan Pakai Skincare Dengan Kandung Ini Bersama Vitamin C!, Jika Anda lihat beberapa produk skincare yang tersebar di pasar, cukup banyak yang memakai vitamin C selaku salah satunya bahan aktif.

Vitamin C dan turunannya benar-benar terkenal dipakai dalam dunia kecantikan, karena manfaat membuat cerah yang dipunyainya. Anti-oksidan dari vitamin C dipercaya dapat menghindari kulit dari beberapa gejala penuaan awal. Pasalnya vitamin C bisa menolong produksi kolagen yang bekerja jaga fleksibilitas kulit.

Tetapi vitamin C juga dapat berpengaruh negatif di kulit, terlebih bila pemakaiannya dikombinasi dengan skincare yang lain memiliki sifat melawan dengannya. Di bawah ini keterangan secara lengkap.

Vitamin C Tidak Terus Sehat untuk Kulit

“Vitamin C bisa saja anti-oksidan yang paling paten untuk dipakai secara tropis di kulit,” kata Dr. Joshua Zeichner, MD, sorang pakar dermatologis di New York, Amerika Serikat.

Disamping itu, Joshua menjelaskan ke StyleCaster, vitamin C bisa juga jadi kofaktor untuk memproduksi kolagen dan menolong kurangi bercak hitam yang sering tampil di wajah.

Tetapi, vitamin C yang banyak didewakan beberapa skincare enthusiasts rupanya dapat bawa bencana bila digabungkan atau dipakai bertepatan dengan beberapa bahan spesifik.

Kandung yang Tidak Bisa Digabung dengan Vitamin C

Menurut Dr. Dendy Engelman, MD, catat StyleCarze, vitamin C memiliki kandungan formulasi yang bisa membuat cerah kulit. Nah, kandung ini jangan digunakan bertepatan atau digabung dengan citric acid atau alpha-hydroxy acids. Ke-2 nya adalah bahan chemical exfoliant yang bisa tingkatkan struktur kulit.

Saat dipadukan dengan citric acid and AHAs, ucapnya, beberapa bahan ini akan mengusik kestabilan semasing kandung, hingga bisa membuat kulit teriritasi. “Jika dipakai bersama, beberapa bahan ini bisa menyebabkan kulit jadi peka dan kering,” terangnya.

Disamping itu, kandung yang lain jangan dipakai bersama vitamin C ialah Benzoyl peroxide. Kandung ini, menurut Dr. Deanne Robinson, MD, FAAD, bisa mengoksidasi vitamin C. Hingga manfaatnya jadi menyusut.