Cara Menghentikan Kebiasaan Menyentuh Wajah

Cara Menghentikan Kebiasaan Menyentuh Wajah – Banyaknya pasien positif virus Corona di Indonesia semakin bertambah, usaha untuk menahan penyebaran juga semakin diketatkan. Menurut Centers for Disease Kontrol and Prevention (CDC), virus Corona bukan hanya menyebar dari orang pada orang lewat droplet yang keluar saat bersin dan batuk, tapi juga sentuh permukaan benda yang tercemar virus. Saat tangan yang sudah tercemar selanjutnya sentuh muka atau mata, saat itu Anda rawan alami penyebaran.

Sayang, tidak gampang hentikan rutinitas menyentuh wajah, apa lagi bila berasa gatal atau sekedar main-main saat jemu. Bila Anda terhitung orang yang kerap sentuh muka tanpa sadar, Anda tidak sendirian. Sebuah riset dari University of California School of Public Health di tahun 2008 lalu, sukses ungkap rerata orang sentuh mukanya 16 kali dalam sejam. Angka ini dibuat dari pengamatan pada 10 orang karyawan di lingkungan perkantoran sepanjang tiga jam.

Saat itu, penelitian yang lain dari University of New South Wales, Australia, pada 2015 mendapati, rerata orang sentuh muka sekitar 23 kali /jam. Angka ini didapat hasil dari penilaian pada 26 mahasiswa kedokteran.

“Saat aktif bekerja, kita kerap menggoyahkan kaki, mainkan rambut, atau sentuh muka. Penting untuk ketahui kapan Anda kerap lakukan ini supaya dapat semakin siaga, misalnya saat rapat, menghubungi, atau repot bekerja,” tutur Dr. Alex Dimitriu, pendiri Psychiatry dan Sleep Medicine, California, dalam interviunya bersama situs Healthline.

Rajin membersihkan tangan memanglah bisa menolong tekan resiko penyebaran virus corona, tapi rutinitas sentuh muka harus juga turut dikurangkan. Zachary Sikora, PsyD., psikiater medis dari Northwestern Medicine Huntley Hospital, Illinois, punyai panduan tepat untuk kurangi rutinitas jelek ini.

“Buat supaya tangan Anda selalu bergerak. Jika sedang di dalam rumah, coba melipat cucian, menyortir surat yang masuk, atau menggenggam suatu hal pada tangan,” anjuran Sikora. Dia menambah, menggenggam beberapa benda simpel, seperti tisu, juga menolong mengubah perhatian Anda dari sentuh muka.

Sikora merekomendasikan untuk memakai hand sanitizer atau sabun yang wewangiannya cukup menyolok. Maksudnya supaya saat tangan Anda mulai dekati muka, wewangiannya bisa mengingati Anda untuk selekasnya menghindari tangan dari muka.

Disamping itu, bila Anda harus duduk diam, seperti saat rapat, coba untuk memegang jemari tangan dan simpan tangan di pangkuan Anda. Alternative lain, pakai sarung tangan.

“Gunakan sarung tangan ketika ada pada tempat umum atau di beberapa tempat yang rawan terpampang virus corona,” papar Sikora. “Selanjutnya, selekasnya bebaskan ketika telah sampai di dalam rumah. Juga bisa menggunakan sarung tangan di dalam rumah untuk hentikan rutinitas sentuh muka.”

Cegah Corona COVID-19, Maia Estianty Buat Masker Sendiri

Fruitstands.comMaia Estianty Di tengah penyebaran virus Corona COVID-19 yang melanda Indonesia, ada beraneka macam pengumuman inspiratif yang datang dari segenap superstar Tanah Air. Satu di antaranya yaitu musikus sekalian Pembisnis, Maia Estianty.

Lewat akun Instagram pribadi @maiaestiantyreal, bunda Al, El, dan Dul ini mempersembahkan potret sekalian sepenggal cerita soal beliau yang mendirikan masker sendiri.

Potret yang diupload pada Pekan, 22 Maret 2020 tercantum menuangkan Maia Estianty yang tengah selfie di kediamannya. Pada konstituen depan masker bahkan ada inisial namanya yang dihiasi payet emas.

“Pusing cari masker? Bikin ahad buat yang di rumah. Agar suplai masker yang ada bisa ke RS dulu. Gw bikin yang bisa cuci,” tulis putri Irwan Mussry ini dalam kolom kupasan potret.

Maia Estianty pun tak lupa melepaskan langkah-langkah pembentukan masker. “Caranya : dari tekstil cotton drill (karena seratnya rapet, berlaku jika dipandang di lampu lain tembus pandang) tumpuk dua, dijahit bolak Olak. lanjutnya.

Maia Estianty serta menatakan untuk menghasilkan masker sekalian dalam jumlah banyak. Pernah Benar, tak lupa dicuci dengan disinfektan atau deterjen, bersih, dan dapat dipakai.

“Kalo kepepet nggak ada masker, bisa pake sapu tangan keluar di jalanan. Abis pulang cuci masih !” tulis Maia Estianty.

“Moga2 pada kreatif bikin masker tunggal ya,” lanjutnya.

Sebelum merapatkan pembahasan dalam potret itu, Maia Estianty ternyata terinspirasi dari editor langganannya, Olive Olivy, dalam pendirian masker Termuat.

Baca Juga: Wisata Murah Di Kota Surabaya yang Jarang Di ketahui Masyarakat Indonesia