Ikan Jumbo Tanpa Ekor Terdampar Di Pantai California

Ikan Jumbo Tanpa Ekor terdampar di Pantai California Seekor ikan besar yang nampak aneh terdampar dalam suatu pantai California, Amerika Serikat. Beberapa periset menjelaskan baru pertama-tama yang semacam itu tersapu ke pesisir.

Bagaimana seekor ikan memiliki ukuran jumbo semacam itu dapat usai di pantai bagian lain dunia tempatnya tinggal? Jawabannya masih misteris.

Berdasar laporan CNN, yang dicatat Sabtu (2/3), ikan setinggi tujuh kaki atau seputar 2 meter. Ikan Jumbo Tanpa ada Ekor terdampar di Pantai California itu terdampar di Coal Oil Poin Reserve Santa Barbara di California Selatan minggu kemarin.

Beberapa peneliti awalannya menduga hewan laut itu ialah spesies mola-mola sebab nampak seperti, sampai seorang mempublikasikan photo dalam suatu situs alam serta beberapa pakar juga coba menganalisanya.

Apa yang terjadi sesudah dilaksanakan beberapa analisa, hasilnya mengagetkan beberapa periset dari California ke Australia serta Selandia Baru. Rupanya ikan itu ialah spesies yang belum pernah nampak awalnya di Amerika Utara, diketahui untuk Hoodwinker Sunfish (Mola tecta).

“Saat beberapa gambar yang pasti banyak muncul, saya pikirkan tidak ada kebimbangan lagi. Ini betul-betul Hoodwinker,” kata seorang periset kelautan, Marianne Nyegaard, yang mendapatkan spesies sama di tahun 2017. “Saya berasa tidak yakin menyaksikannya serta hampir jatuh dari bangku.”

Asal Saran Nama “Hoodwinker”

Nyegaard habiskan waktu sekian tahun memburu mola-mola sebelum dia mendapatkan serta memberikan nama ikan itu. Semua masalah ikan besar diketemukan di Australia, Selandia Baru, Afrika Selatan serta Chili, tuturnya. Terkecuali 1x di tahun 1890-an, saat gambar serta catatan mendokumentasikan ikan demikian tampil di Belanda.

Beberapa periset menjelaskan ada lima spesies mola-mola air asin, serta mereka datang dari lokasi yang tidak sama. Satu salah satunya tinggal di perairan tropis, lainnya menyenangi subtropis serta Hoodwinker bertambah senang perairan dalam, kata Nyegaard yang kerja di Seksi Kelautan di Museum Peringatan Perang Auckland di Selandia Baru, pada CNN.

“Berikut penyebabnya kenapa benar-benar menarik kenapa tipe itu tampil di California,” tuturnya. “Kami ketahui ada distribusi temperatur di seputar sini serta di terlepas pantai Chili, tetapi lantas bagaimanakah cara melewati khatulistiwa serta ada dalam tempat itu? Menarik sekali apakah yang membuat ikan ini melewati khatulistiwa.”

Saat Nyegaard mempelajari ikan itu, ia mengetahui beberapa spesies mola-mola sudah salah dideteksi. Satu spesies yang dipandang langka umum, sedang ikan yang lain dipandang umum salah dideteksi, tuturnya.

“Itu tidak diketahui sebab tidak ada yang betul-betul mengetahui itu terlihat tidak sama. Ada riwayat panjang ketidaktahuan mengenai spesies dalam keluarga mola-mola,” kata Nyegaard. “Ikan ini sudah sukses tidak untuk nampak serta tidak jadi perhatian oleh orang-orang. Disangkanya mola mola (mola-mola lautan lautan) jadi ikan itu menipu kita.”

Marianne Nyegaard dari Kampus Murdoch, Australia mengatakan jika spesies baru ini lolos dari catatan periset semasa hampir tiga era dengan ‘bersembunyi’ dalam riwayat taksonomi ikan sunfish yang amburadul.

Lolosnya Hoodwinker dari riwayat taksonomi ikan sunfish beberapa sebab mereka benar-benar susah untuk dilestarikan serta didalami, serta buat lembaga sekelas museum riwayat alam.

“Itu penyebabnya kami memberikan nama Mola tecta (Hoodwinker Sunfish), datang dari bahasa Latin tectus, yang bermakna menyamar atau terselinap,” lebih Nyegaard.

Seorang pekerja magang di Coal Oil Poin Reserve memberitahu ahli konservasi Jessica Nielsen ada mola mati yang terpasah di pantai pada 19 Februari. Saat Nielsen pertama-tama menyaksikannya, beberapa ciri ikan yang tidak biasa itu menarik perhatiannya.

“Ini tentunya organisme paling mengagumkan yang saya melihat berenang di pantai semasa empat tahun saya kerja,” kata Nielsen dalam tayangan wartawan UC Santa Barbara.

Ia mempublikasikan beberapa photo ikan di halaman Facebook Coal Oil Poin Reserve. Saat mitra namanya Thomas Turner lihat beberapa foto itu, dia bergegas ke pantai bersama-sama istri serta putranya.

Turner, seorang pakar biologi evolusi yang tingginya enam kaki, mengulurkan tangannya untuk memperlihatkan rasio ikan selama tujuh kaki. Ia lantas memfoto ikan yang disebutkan ocean sunfish, panorama langka dari dekat, tuturnya.

“Ini ikan yang minimal biasa yang sempat Anda melihat,” kata associate professor UC Santa Barbara. “Tidak punyai ekor. Seperti terlihat tidak punyai gigi, mulutnya nampak besar.”

Seorang pakar biologi ikan selanjutnya memberi komentar serta mengingatkan Ralph Foster, seorang periset ikan serta kurator ikan di Museum Australia Selatan. Foster-lah yang pertama-tama menjelaskan ini kemungkinan ialah Hoodwinker Sunfish bukan ocean sunfish dalam tanggapan di iNaturalist.

Turner heran, tuturnya. “Untuk mendapatkan jika itu kemungkinan rekor pertama di semua Amerika serta cuma rekor ke-2 di Belahan Bumi Utara untuk spesies itu, karena itu saya jadi benar-benar semangat”.

Foster dengan semangat kirim e-mail ke Nyegaard, wanita yang mendapatkan spesies itu, serta menjelaskan padanya apakah yang dipikirkannya.

“Ia mengirimi saya e-mail berisi link serta mengatakan, apa menurut Anda ini ialah Hoodwinker?” Kata Nyegaard. “Tetapi beberapa gambar itu tidak demikian jelas. Saya malas tentukan jati diri sebab jaraknya benar-benar jauh.”

Nyegaard serta Foster selanjutnya minta untuk lihat semakin banyak photo ikan itu, hingga mereka bisa membuat tanggapan yang bertambah berpendidikan.