KENALI BEBERAPA JENIS KULIT SENSITIF

KENALI BEBERAPA JENIS KULIT SENSITIF – Ada berapakah jenis kulit yang Anda kenali? Rupanya banyaknya capai 16 jenis. Dr. Leslie Baumann, M.D., seorang pakar dermatologi dibalik merek Baumann Cosmetic Dermatology mengenalkan 16 jenis kulit yang masing-masing diikuti empat ciri-ciri.

Bahkan juga kulit peka saja banyak sub-tipenya. Berikut keterangan mengenai jenis kulit sensitif.

1. OSPW (Oily – Pigmented – Sensitive – Wrinkled)

Tipe kulit yang pertama ini diikuti dengan jerawat, kemerahan, dan kecondongan untuk alami ruam. Warna kulit tidak rata dengan penggelapan (pigmentasi) dan keriput lembut di beberapa bagian yang kerap alami inflamasi.

Tipe kulit ini rawan penuaan awal. Pemicu intinya ialah pancaran cahaya matahari berlebihan dan rutinitas merokok.

2. OSPT (Oily – Sensitive – Pigmented – Tight)

Type kulit ini diikuti dengan kemerahan, jerawat, minyak berlebihan di tempat tertentu, penggelapan, tetapi tidak gampang berkerut. Jumlah garis lembut di dahi, pojok mulut, dan mata terlihat lebih kabur dibanding pemilik tipe kulit OSPW. Tetapi pigmentasi condong lebih kronis.

3. OSNW (Oily – Sensitive – Non-pigmented – Wrinkled)

Tipe kulit peka, berjerawat, dan berminyak yang gampang alami penuaan awal. Masalahnya type kulit ini tidak terlindungi dari pigmentasi yang sesungguhnya berperan membuat perlindungan kulit dari dampak menghancurkan cahaya matahari berlebihan.

4. OSNT (Oily – Sensitive – Non-pigmented – Tight)

Ini ialah type kulit peka yang lebih enteng bila diperbandingkan OSNW, OSPT, dan OSPW. Walau gampang berjerawat dan iritasi, tipe kulit peka ini tidak gampang alami penggelapan atau tanda-tanda penuaan awal yang lain. Anda cuman mengaplikasikan pola hidup yang sehat dan kulit peka Anda makin lebih ‘ramah’ sesudah melalui periode remaja.

5. DSPW (Dry – Sensitive – Pigmented – Wrinkled)

Tipe kulit peka yang kering ada juga, lho. Ada pula kulit yang tidak berminyak, tetapi memiliki masalah dengan jerawat dan ruam kemerahan. Type kulit yang ini gampang alami penggelapan, bercak hitam, dan kerutan.

6. DSPT (Dry – Sensitive – Pigmented – Tight)

Type kulit kering dan peka yang gampang alami penggelapan, tetapi tidak gampang kerutan. Anda perlu tirai surya atau pelembap yang diperlengkapi SPF tinggi membuat perlindungan kulit dari pancaran cahaya matahari yang terlalu berlebih. Masalahnya susunan perlindungan kulit Anda tidak begitu bagus.

7. DSNW (Dry – Sensitive – Non-pigmented – Wrinkled)

Permasalahan khusus tipe kulit yang ini ialah kekeringan, iritasi, dan garis-garis lembut. Tetapi ketahanannya pada pigmentasi yang karena pancaran cahaya matahari berlebihan lumayan baik.

8. DSNT (Dry – Sensitive – Non-pigmented – Tight)

Kekeringan, jerawat, dan ruam kemerahan sebagai permasalahan khusus type kulit DSNT. Tetapi Anda tidak perlu terlampau cemas dengan pigmentasi dan garis-garis lembut. Yakinkan saja kulit selalu lembap dan tidaklah sampai alami dehidrasi.

Jangan Pakai Skincare Dengan Kandung Ini Bersama Vitamin C!

Jangan Pakai Skincare Dengan Kandung Ini Bersama Vitamin C!, Jika Anda lihat beberapa produk skincare yang tersebar di pasar, cukup banyak yang memakai vitamin C selaku salah satunya bahan aktif.

Vitamin C dan turunannya benar-benar terkenal dipakai dalam dunia kecantikan, karena manfaat membuat cerah yang dipunyainya. Anti-oksidan dari vitamin C dipercaya dapat menghindari kulit dari beberapa gejala penuaan awal. Pasalnya vitamin C bisa menolong produksi kolagen yang bekerja jaga fleksibilitas kulit.

Tetapi vitamin C juga dapat berpengaruh negatif di kulit, terlebih bila pemakaiannya dikombinasi dengan skincare yang lain memiliki sifat melawan dengannya. Di bawah ini keterangan secara lengkap.

Vitamin C Tidak Terus Sehat untuk Kulit

“Vitamin C bisa saja anti-oksidan yang paling paten untuk dipakai secara tropis di kulit,” kata Dr. Joshua Zeichner, MD, sorang pakar dermatologis di New York, Amerika Serikat.

Disamping itu, Joshua menjelaskan ke StyleCaster, vitamin C bisa juga jadi kofaktor untuk memproduksi kolagen dan menolong kurangi bercak hitam yang sering tampil di wajah.

Tetapi, vitamin C yang banyak didewakan beberapa skincare enthusiasts rupanya dapat bawa bencana bila digabungkan atau dipakai bertepatan dengan beberapa bahan spesifik.

Kandung yang Tidak Bisa Digabung dengan Vitamin C

Menurut Dr. Dendy Engelman, MD, catat StyleCarze, vitamin C memiliki kandungan formulasi yang bisa membuat cerah kulit. Nah, kandung ini jangan digunakan bertepatan atau digabung dengan citric acid atau alpha-hydroxy acids. Ke-2 nya adalah bahan chemical exfoliant yang bisa tingkatkan struktur kulit.

Saat dipadukan dengan citric acid and AHAs, ucapnya, beberapa bahan ini akan mengusik kestabilan semasing kandung, hingga bisa membuat kulit teriritasi. “Jika dipakai bersama, beberapa bahan ini bisa menyebabkan kulit jadi peka dan kering,” terangnya.

Disamping itu, kandung yang lain jangan dipakai bersama vitamin C ialah Benzoyl peroxide. Kandung ini, menurut Dr. Deanne Robinson, MD, FAAD, bisa mengoksidasi vitamin C. Hingga manfaatnya jadi menyusut.